Senin, 25 Februari 2013

aku mau aku

Ya Allah..maafkan aku, aku tahu tulisan adalah rekam jejakku, dan aku tak suka melakukan ini tapi..
aku rela jika itu bisa menenangkan pikiranku kini..

sebenarnya, aku tidak tahu bahkan menenangkan pikiran dari apa?
karena pikiranku sangat tenang, tidak beriak sama sekali, karena terlalu hampa aku merasa life is just illusion
betapa aku tidak mengerti, aku ingin pergi dari suasana yang tidak menyenangkan ini, tapi..gagal dan gagal lagi, yang aku rasa hanya tawaku yang hambar, senyum yang seadanya, tatapan mata sayu yang kosong hati yang diam membisu dan tidak mau berbicara sedikitpun, otak yang berpikir sangat random dan gairah hidup yang entah pergi kemana, air mata juga hanya jatuh kemudian pergi tanpa alasan yang jelas.

betapa aku membenci diriku sendiri!
mungkin dulu aku adalah perempuan cengeng yang terlalu terharu karena kenangan tidak jelas yang menggambarkan betapa bodohnya aku, mungkin aku adalah seorang perempuan super melankolis yang mencoret-coret aneh segala kertas dengan tulisan tidak jelas, yang jika dibaca kini akan menghantarkanmu pada perasaan mual yang terasa menjijikan, mungkin dulu aku adalah seorang yang merasa iri oleh hal yang sangat aneh di dunia ini dan menjadi sangat bijak sesaat sebelum kau berubah kembali menjadi seorang anak kecil!
tapi..
itu tidak seberapa dibanding sekarang, semua terasa lewat begitu saja, pagi, siang, malam, terjebak dalam kesamaan rutinitas tingkat tinggi yang dijebak pula dengan keanehan rasa tingkat dewa, yang bahkan tak bisa dirasa, aku sebenarnya apa? hanya jasad yang berjalankah?

semuanya hanya selewat, kemudian hilang ditelan detik yang berlalu, kemudian tak ada bekas.
sungguh miris
aku hanya ingin senyum kembali seperti saat aku merasa itu adalah senyum paling bermakna dan indah yang aku punya
aku ingin mennagis seperti saat itu adalah kesedihan atau keharuan yang tiada terkira
aku ingin tertawa, seperti itu adalah hal paling lucu di dunia

aku mau aku