Rabu, 09
November 2011
Tepat sejak saat ini aku mulai
merasakan, degradasi keimanan yang selama ini ku miliki, di jenjang
pendidikanku yang semakin tinggi, aku mulai menyadari kurangnya pengawasan
terhadap kekontinuanku beribadah.
Allah yang selalu melimpah curahkan
kasih sayang-Nya kepada setiap makhluk, termasuk diriku pasti tahu bagaimana
keadaanku saat ini.
Bagaimana salat,
Bagaimana tadarus,
Bagaimana shadaqah,
Dan amal-amal lain yang seharusnya
dengan sungguh hati ku kerjakan.
Tiap ku memikirkan, betapa diriku kecil
begitu bersemangat menempuh ilmu agama, betapa diriku kecil begitu antusias
ingin belajar bagaimana menjadikan diriku muslimah sejati, bagaiamana hatiku
tergerak mengikuti nurani hati yang berkata “Islamku benar, islamku indah,
islamku menyenangkan”, aku berspekulasi, aku ingin kembali ke masa itu,
Tiap aku berpikir kapan terakhir kali
aku menyentuh Al-Quran ku, aku ingin membacanya,
Dan setiap ku berpikir kapan terakhir
kali salatku khusyuk, aku berandai setenang apa hatiku saat itu?
“Waktuku terbatas…belum mengerjakan
tugas…”
Kenapa selalu ada kalimat demikian
dalam benakku?
Kenapa selalu ada kalimat itu dalam pikiranku?
Aku bisa membaca satu buku Mata Kuliah
tebal dengan berbagai teori yang membuat penat,
Aku bisa bercengkrama hebat dengan
kawan, bercerita seraya tertawa tanpa batas waktu,
Aku bisa menghabiskan waktuku di depan
laptop mengetik makalah tebal dengan segala metodologi dan kerangka teori dan
segala antek-anteknya
Tapi kenapa untuk membaca kitab suci
saja susah?
Kenapa shalat dengan gerakan, bacaan
dan tu’maninah yang baik saja susah?
Apa permasalahannya?
Apa kendalanya?
Setan apa yang menggelayutiku ya Allah…aku
mohon perlindungan-Mu….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar