Baiklah ini sudah keterlaluan, rasanya dimanapun aku berada, sekitarku penuh dengan asap dari benda kecil mematikan yang seolah tanpa dosa terus berkeliaran di genggaman orang-orang yang tanpa dosa pula menghisapnya sehingga ia akan mengeluarkan racun yang selama ini seolah dianggap sepele.
Siapa yang selama ini akan memprotes jika seseorang menghisap benda satu ini disampingnya?
Siapa yang selama ini mempermasalahkan jika di suatu ruangan tanpa air conditioner ada seseorang yang membagi-bagi penyebab penyakit yang seolah diabaikan ini?
Rokok, sebuah benda berbentuk batangan kecil dengan segala hal yang dikandungnya, dengan segala fakta tentang rokok yang walau begitu kecil mengandung sekitar 4000 zat-zat berbahaya baik bagi pemakainya maupun orang-orang disekitarnya ini seolah menjadi hal biasa dikalangan kita.
Mereka yang merokok dengan tanpa rasa canggung, bersalah apalagi merasa diriya berdosa karena membagi racun dengan orang lain yang dampaknya bisa dua kali lipat resiko yang ditanggungnya dengan santai merokok dimanapun berada.
Di terminal, bus bahkan lingkungan kampus yang notabenenya untuk menuntut ilmu.
Sebenarnya apa yang membuat seseorang dapat dengan puas menghisap rokok?
meracuni diri sendiri, orang lain di sekitarnya, adakah yang lain?
Jika ingin bermain ego, jangan mengajak orang untuk ikut teracuni juga lah, kalau bagi perokok itu adalah suatu kepuasan dapat menghisap sebuah rokok dengan gaya dan terlihat cool diantara yang lain, bagaimana dengan yang disekitarnya?
Lihat-lihat juga, disekitarnya semua jadi kesulitan bernapas, terbebani karena untuk bernapas saja harus memikirkan dua pilihan, jika bernapas, maka asap rokok akan terhisap dan resiko terjangkit penyakit akan sangat besar, atau tidak bernapas yang akan menyesakkan?
Walaupun rokok adalah salah satu penyumbang devisa negara, bahkan ada dari perusahaan rokok yang menawarkan beasiswa, namun jika semua warga Indonesia merokok, apa jadinya negeri ini?
Kemana harus mencari tempat yang sejuk, nyaman bebas rokok?
Meskipun ada solusi ruangan merokok, nyatanya hal tersebut tidak dapat berjalan baik, semua yang merokok selalu confident merokok dimanapun termasuk tempat umum. Di sana sini ada rokok dan asapnya, tidak ada yang bersadar diri jika sekitarnya dapat dirugikan atas perbuatannya.
Ironi, berbagi racun bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar