mungkin, pada postan ini, entah aku ingin mencabut pernyataanku kembali, bahwa segala sesuatunya ternyata bisa dibicarakan lewat lisan, terkadang, memang ada yang sebuah pemikiran yang bisa kita ungkapkan, dan membuat mereka mengerti, dan ada pemikiran yang tidak dapat sepenuhnya kita ungkapkan, entah, mungkin dalam sebuah hubungan antara manusia, tidak dapat sepenuhnya mengerti dirimu, sebuah pemikiran itu ada di setiap diri manusia, dan tidak semua pemikiran dapat diterima. Aku berpikir, apakah setiap pemikiran dapat kita pastikan benar salahnya, sedangkan benar salah itu sendiri adalah sebuah hal yang abstrak?
Kali ini mungkin aku sangat random, aku berpikir kembali mengenai sebuah kata "Independensi", sepertinya akhir-akhir ini aku sangat akrab dengan kata ini, benarkah sebuah kata itu benar bermakna?, benarkah ada yang namanya independensi?
Sejujurnya, disadari atau tidak, setiap kita tidak pernah mencapai namanya independen, bukankah kita selalu bergantung satu sama lain? bukankah setiap kita tidak dapat keluar dari yang namayan sebuah "kepentingan"?, aku tidak bisa percaya, jika seseorang menyatakan dirinya murni independen, aku tidak bisa percaya, lalu, untuk apa kita hidup di dunia ini? bukankah kita terikat pada Tuhan? bukankah kita terikat pada orang tua? teman? rekan kerja? tradisi? kepentingan terntentu?
lantas kenapa kata itu selalu ada? berputar-putar? padahal, hal itu adalah pengertian yang absolut?
siapakah yang memberikan batasan pengertian independensi sebenarnya? dan apakah batasan tersebut dapat diterima semua manusia?
apakah independensi itu ada?
Kembali merandokan diri, hari ini, aku mendengar bahwa, dikriminasi itu pernah nyata, "diskriminasi" sebuah kata yang mugkin kita nilai hanya sebuah kata, namun, satu kata itu kulihat sangat menyakitkan, bagaimana seseorang dapat dibedakan hanya karena apa yang tidak pernah dia tentukan sendiri dan itu adalah takdir yang telah digariskan?
apakah kita bisa memlilih menginginkan dilahirkan di keluarga seperti apa?
apakah kita bisa memilih dapat ras yang seperti apa?
aku tidak mengerti, mengapa setiap kita tidak mungkin tidak mengerti suatu hal yang idea yang seharusnya terjadi di lingkungan sosial kita, mengapa masih ada yang melakukan hal tidak ideal seperti itu?
apakah hal itu diciptakan untuk mendinamisasi kehidupan ini?
dan kita membutuhkan orang-orang itu untuk membuat kehidupan ini lebih berwarna?
dan jika sebenarnya semua tahu, mengapa kita tidak bergerak bersama membuat sebuah kehidupan madani?
dan satu hal yang selalu membuatku kembali mempertanyakan, adalah kehidupan yang ideal itu?
dan sampai manakah batasan idela itu yang sebenarnya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar