ingat waktu Bekasi dibully-bully berada diluar planet?
rumahku di bekasi, ya kabupaten, tapi jika aku menggunakan commuter line pasti akan melalui kota bekasi, tepatnya karena aku harus berhenti di stasiun Bekasi.
ketika sedang hangat-hangatnya pembicaraan Bekasi berada di luar planet karena pelayanan transportasinya yang tidak baik (kata halusnya buruk :p), aku pulang ke rumah menggunakan moda commuter line, sebenarnya akan lebih cepat jika menggunakan bus, namun karena ingin menghemat dan menikmati waktu senggang, jadi aku menggunakan kereta.
ketika aku sampai di Stasiun Bekasi, sesuai dengan perhitunganku, pukul 16.00 wib, seperti biasa yang pertama aku cari ketika turun dari kereta adalah mushola, kenapa? karena waktu ashar sudah masuk dan jika aku meneruskan perjalanan tanpa shalat ashar terlebih dahulu, ada kemungkinan akan terlambat karena aku mengakui waktu tempuh bekasi ini memang tidak wajar, banyak persimpangan yang kacau lalu lintasnya, pasar yang tumpah hingga ke bahu jalan ditunjang dengan infrastruktur jalannya yang bisa membuat kolam.
tapi, sabtu itu, ketika aku menuju mushola, airnya tidak ada, di toiletpun ditutup pintu masuknya karena tidak ada air, ternyata stasiun Bekasi mati listrik -.-", untung saja kereta dan e-cardnya tidak, tetapi ini adalah pukulan berat karena aku harus sampai sebelum pukul 17.00 di rumah dan melaksanakan shalat ashar dengan sisa waktu yang sangat sedikit, dan probabilitas aku bisa sampai cepat seperti 2 : 10 -.-".
akhirnya aku memutuskan untuk segera berangkat dengan moda selanjutnya, yakni mobil elf panggilannya, melayani rute bekasi-cikarang, aku akan naik sampai cibitung (kalau kalian bertanya, jangan cari di peta, tidak akan pernah ada :p, mungkin google maps bisa), dengan probablitas yang kecil tersebut aku nekad naik dan berharap hari ini Allah memudahkan jalan.
tidak lama setelah elf berangkat dan memulai perjalanannya, terdengar bunyi pecahan kaca dari depan angkutan, seperti menabrak sesuatu, ku kira supirnya menabrak seseorang, ternyata kaca spion angkutan tersebut dipecahkan, catet : DIPECAHKAN!, oleh pengendara motor dengan tangannya dan sengaja, serpihan kaca tersebut terlempar hingga ke kursi penumpang, untung tidak ada yang terluka, tapi tetap saja, kacanya besar sekal untuk ukuran serpihan, kalau kejadian itu seperti final destination untuk salah seorang penumpang bagaimana?!?! hiii merinding.
aku hanya shock, terkejut tanpa bisa melakukan apapun, ya Allah, kenapa ada orang seiseng itu ya?
kaca sudah berlalu selanjutnya rokok. di bekasi tidak pernah ada larangan penumpang angkutan umum tidak boleh merokok, ini sangat mengganggu, di elf itu ada banyak perempuan muda, ibu-ibu, bapak-bapak sampai anak kecil, seorang penumpang dengan enaknya merokok dan mencoba baik dengan merokok di dekat pintu elf tapi bodohnya angin sedang bertiup menghantarkan udara keseluruh penumpang, jadilah setiap hisapan rokoknya menerpa wajah penumpang termasuk aku.
dengan tanpa merasa bersalah padahal semua orang disana telah menutup hidungnya, itu kode bukan? kalau seseorang tidak nyaman dengan bau asap rokok tersebut?
yang benar saja, aku sangat tidak suka tidak ada peraturan dilarang merokok di angkutan bekasi ini.
lalu yang aku pikirkan adalah, aku pernah melihat pengumuman dilarang merokok di depok tapi kenapa bekasi tidak? mati listrik fasilitas umum sepenting stasiun? memecahkan kaca dengan sengaja? apakah bekasi benar-benar di luar planet? -.-"
Bekasi ku Bekasi ku..ckckck, pantas dibully, ngebuka aib sendiri kok malah seneng, seharusnya dilakukan perbaikan extra nih -.-"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar