Kalian tahu?
Ketika aku bercermin,
aku selalu mengeluh..
Betapa tidak menariknya
diriku ini, kulitku yang hitam, badan yang gemuk, bibir yang kering, mata yang
mengantuk karena terlalu banyak begadang malam akibat tugas, hidung yang
mancung tetapi besar, dan rambut yang hitam segan pirang tak mau, apa yang
dapat aku harapkan? Nothing!
Setiap kali aku melihat
sekelilingku yang dipenuhi gadis-gadis cantik yang berkulit putih, berhidung
mancung, berbulu mata lebat, bibir yang berwarna pink sehat, berbadan ramping
dan modis, jika dibandingkan dengan aku maka…baiklah sudah cukup aku tidak
ingin membahasnya.
Kadang kala aku
berpikir tentang banyaknya perempuan (terutama) melakukan operasi plastik untuk
mempercantik wajah atau tubuh, bahkan tidak hanya wanita, pria pun
melakukannya, keyakinan warga sekitar yang mengaggap kemolekan mempermudah
jodoh dan karir tentu tidak dipandang sebelah mata, sehingga mereka rela
mengubah diri menjadi “orang lain” seolah-olah boneka yang dapat berubah sesuai
keinginan, tapi apakah salah?
Bila dipikirkan secara
logika, logis saja mereka yang merasa kurang dalam hal lahiriah ingin
memperbaiki penampilannya, jika anggapan masyarakat yang demikian (seperti yang
disebutkan diatas), siapapun ingin mencari jodoh yang cantik dan tampan, lantas
bagaimana dengan mereka yang terlahir dengan keadaan fisik yang kurang
menunjang atau termasuk dalam kategori biasa saja? Apakah mereka tidak berhak
mendapatkan orang yang mereka sukai? Apakah mereka tidak berhak merasakan apa
yang orang dengan keberuntungan fisik rasakan? Adilkah? Toh mereka dilahirkan
dengan fisik demikian bukan keinginan mereka, tentu mereka sangat ingin mendapatkan
fisik yang menarik dan wajah yang good looking, dengan pemikiran itu, salahkah
mereka?
Atau dengan kemudahan
meniti karir dan mencari uang, apakah hanya mereka yang diberikan keberuntungan
lahiriah yang boleh bergelimang harta? Apakah seorang yang dilahirkan dengan
lahiriah pas-pasan tidak boleh mencari uang dan mensejahterakan dirinya? Haruskah
ada perbedaan hanya karena hal yang ia pun tak meminta hal tersebut?
Jika ditelaah,
pantaslah mereka berusaha bagaimanapun memperbaiki fisik demi dua hal yang
sangat vital dalam kehidupan tersebut, karena mungkin bagi mereka hanya ada dua
pilihan, memperbaiki penampilan atau menjadi manusia yang selalu dikalahkan?
Jadi masihkah ada yang
mempersalahkan orang yang melakukan operasi plastik?
Namun, jika kita
berpikir ulang bukankah Sang Pencipta begitu adil?
Bukankah Sang Pencipta
selalu memberikan yang terbaik?
Termasuk hal lahiriah
seperti kemolekan?
Setiap mili dari tubuh
kita memiliki fungsi, tak ada yang terlewat, mungkin mataku tidak menarik, tapi
apakah dengan mempercantik mata akan mempercantik wajah juga? Apakah nantinya
jika aku melakukan operasi pada mataku, mataku dapat berfungsi dnegan baik
seperti ini?
Mungkin kulitku hitam,
namun jika aku mengurangi pigmen kulitku
agar menjadi putih, aku akan sehat seperti ini?
Mungkin badanku gemuk,
tapi jika aku melakukan operasi untuk kemolekan tubuh hasilnya akan lebih baik?
Mungkin hidungku besar,
tapi apakah dengan mengecilkan hidungku, aku akan bertambah cantik? Apakah aku dapat bernapas dengan baik seperti
hari ini?
Bukankah Allah
menciptakan segala sesuatu dengan keseimbangan?
Bukankah itu berarti
Allah menciptakan manusia dengan segala keseimbangan pula?
Apakah kalian tahu
definisi cantik sesungguhnya?
Cantik atau tampan itu relatif
bukan?
Siapa yang bias menjamin,
jika kita merubah ciptaan-Nya kita akan bertambah cantik?
Siapa yang menjamin,
jika kita melakukan “perubahan” kita bisa memperbanyak rezeki?
Siapa yang menjamin,
jika kita melakukan operasi kita bisa cepat mendapat jodoh?
Bukankah jodoh dan
rezeki juga Allah yang mengatur?
Meskipun manusia harus
berikhtiar, apakah dengan merubah diri kita Allah menyukai cara kita
berikhtiar?
Aku kembali memagut
diriku di cermin..
Betapa indahnya
Penciptaku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar